Gibran Bikin Bingung Mahfud dan Cak Imin karena 2 Pertanyaan Ini

Gibran Bikin Bingung Mahfud dan Cak Imin karena 2 Pertanyaan Ini
Gibran Bikin Bingung Mahfud dan Cak Imin karena 2 Pertanyaan Ini

Ada dua pertanyaan sulit yang dilayangkan Gibran Rakabuming Raka, saat sesi tanya jawab debat cawapres malam ini, yang membuat bingung Mahfud MD dan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.

Pertama, Gibran mencecar Cak Imin dengan pertanyaan mengenai strategi untuk menaikkan peringkat Indonesia dalam State of the Global Islamic Economy (SGIE).

“Karena Gus Imin ini adalah ketua umum PKB, saya yakin Gus Imin paham untuk masalah ini, bagaimana langkah Gus imin untuk menaikkan Indonesia di SGIE?” tanya Gibran ke Cak Imin dalam debat Pilpres 2024, Jumat (22/12).

Imin mengaku kebingungan dengan pertanyaan yang dilontarkan cawapres nomor urut 2 itu. “Terus terang saya tidak paham SGIE itu apa?” ungkapnya.

Gibran kemudian menjelaskan dengan rinci maksud pertanyaan itu. Menurutnya, sebagai negara yang sedang fokus mengembangkan ekonomi syariah, seluruh cawapres harus mengerti apa itu SGIE.

“Gus kita kan sedang fokus mengembangkan ekonomi syariah dan keuangan syariah, otomatis kita harus ngerti juga SGIE adalah State of Global Islamic Economy. Mohon maaf kalau pertanyaannya agak sulit ya Gus,” kata Gibran.

Selanjutnya, Gibran bertanya kepada Mahfud MD terkait regulasi Penangkapan dan Penyimpanan Karbon (Carbon Capture and Storage/CCS), yakni salah satu upaya untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.

Adapun CCS adalah kegiatan mengurangi emisi gas rumah kaca yang mencakup penangkapan emisi karbon dan/atau pengangkutan emisi karbon tertangkap, dan penyimpanan ke zona target injeksi dengan aman dan permanen.

Pertanyaan tersebut dijawab oleh Mahfud MD dengan penjelasan mekanisme pembuatan regulasi, mulai dari pembuatan naskah akademik hingga menjadi sebuah produk hukum.

Meski sudah dijawab panjang lebar oleh Mahfud MD selama 2 menit, Gibran tidak puas karena merasa pertanyaannya tidak terjawab. Dia meminta Mahfud tidak menjelaskan tidak sesuai konteks pertanyaannya.

“Pak Prof Mahfud menjawab 2 menit tapi pertanyaan saya belum dijawab sama sekali pak, apa regulasinya untuk carbon capture and storage, simpel sekali pertanyaan saya, mohon dijawab sesuai pertanyaan yang saya tanyakan, ndak perlu ngambang ke mana-mana,” tegas dia.

Mahfud pun kembali menjawab sesuai dengan Ilmu Hukum, bahwa sebuah produk hukum itu perlu menemukan terlebih dahulu masalahnya apa kemudian dibuat naskah akademik untuk kemudian dibahas bersama-sama.

“Jadi begini Mas Gibran, di dalam ilmu hukum, misalnya saya tanya kepada anda, bagaimana cara membuat aturan tentang antariksa nasional, pasti anda tidak tahu, jawab sekarang pasti tidak tahu. karena hukum itu perlu masalahnya dulu apa yang mau dibuat,” tuturnya.


#beritaterkini
#beritaviral#judionline#judislot#promojudi#slotgacor

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *