Tersangka Bayar Rp 2 Juta Setiap Parkir Kontainer di Gudag TNI

Tersangka Bayar Rp 2 Juta Setiap Parkir Kontainer di Gudang TNI
Tersangka Bayar Rp 2 Juta Setiap Parkir Kontainer di Gudang TNI

Polisi membongkar kasus temuan ratusan kendaraan hasil curian di Gudang Balkir Pusat Zeni TNI Angkatan Darat, Sidoarjo, Jawa Timur. Ada dua orang dari kalangan sipil yang ditetapkan sebagai tersangka yakni yakni MY dan EI.

Hasil pemeriksaan terungkap, kedua tersangka harus membayar jutaan rupiah setiap kali memakirkan truk kontainer berisi kendaraan curian di lahan tersebut.

“Bahwa tersangka menyewa lahan untuk menyimpan kendaraan baik roda dua atau roda empat di sebuah gudang kosong di Gunduran Jawa Timur dengan membayar setiap parkir kontainer Rp 2 juta dengan estimasi per bulannya membayar Rp 20 juta sampai dengan Rp 30 juta,” ujar dia di Polda Metro Jaya, Rabu (10/1/2023).

Belum diketahui secara jelas, alur penyewaan gudang tersebut. Namun, sudah tiga oknum TNI yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Penetapan tersangka ketiga oknum TNI dilakukan setelah Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (PUSPOMAD) mengembangkan kasus ini bersama-sama dengan Polda Metro Jaya.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen Kristomei Sianturi mengatakan, ketiganya atas nama Mayor Czi BP, Kopda AS, dan Praka J.

“Betul sudah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Kristomei di Polda Metro Jaya, Rabu (10/1/2024).

Kristomei mengatakan, para tersangka dijerat Pasal 408 KUHP, Pasal 56 KUHP, Pasal 126 KUHPM, dan 103 KUHPM serta Pasal 103 KUHPM.

Janji Tindak Tegas Oknum TNI
Kristomei menyebut, penyelidikan sedang berjalan. Pihaknya sedang mendalami sejauh mana hubungan antara tersangka sipil inisial EI dengan oknum anggota TNI, Kopda AS.

“Siapa-siapa saja yang terlibat sebenarnya di sini dan bagaimana keterlibatan lebih detail. Artinya apakah hanya 3 orang itu saja atau mungkin bisa dikembangkan. biarkanlah Penyidik Pomdam Brawijaya sedang menyelidiki secara dalam,” ujar dia.

Pasalnya, kata Wadan Puspomad, Mayjen Eka Wijaya Permana, dari hasil pemeriksaan sementara salah satu tersangka sipil inisial EI kenal dengan sosok Kopda AS. Dialah yang melapor kepada pimpinannya sekaligus Kepala Gudang Balkir Pusat Zeni TNI Angkatan Darat, Sidoarjo, Jawa Timur. Sehingga terjadi penimbunan kendaraan hasil curian.

HomeNewsMegapolitan
Tersangka Bayar Rp 2 Juta Setiap Parkir Kontainer di Gudang TNI
Ady AnugrahadiAdy Anugrahadi
Diperbarui 10 Jan 2024, 18:32 WIB
Copy Link
13
Polda Metro dan Puspomad Bongkar Kasus Penampungan Kendaraan Curian di Gudang Zeni TNI AD Sidoarjo
Perbesar
Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya bersama Puspomad mengungkap kasus penampungan ratusan kendaraan curian di Gudang Balkir Pusat Zeni TNI AD, Sidoarjo, Jawa Timur. Dua orang ditetapkan tersangka. a(Liputan6.com/Ady Anugrahadi)
Liputan6.com, Jakarta Polisi membongkar kasus temuan ratusan kendaraan hasil curian di Gudang Balkir Pusat Zeni TNI Angkatan Darat, Sidoarjo, Jawa Timur. Ada dua orang dari kalangan sipil yang ditetapkan sebagai tersangka yakni yakni MY dan EI.

Hasil pemeriksaan terungkap, kedua tersangka harus membayar jutaan rupiah setiap kali memakirkan truk kontainer berisi kendaraan curian di lahan tersebut.

BACA JUGA:
Polda Metro dan Puspomad Bongkar Kasus Penampungan Kendaraan Curian di Gudang Zeni TNI AD Sidoarjo
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Wira Satya Triputra, mengatakan tarif untuk satu truk kontainer di gudang TNI itu mencapai Rp 2 juta.

Advertisement

recommended by

LIMELIGHT MEDIA
The Secret To Ariana Grande’s Slim Physique Revealed
LEARN MORE
“Bahwa tersangka menyewa lahan untuk menyimpan kendaraan baik roda dua atau roda empat di sebuah gudang kosong di Gunduran Jawa Timur dengan membayar setiap parkir kontainer Rp 2 juta dengan estimasi per bulannya membayar Rp 20 juta sampai dengan Rp 30 juta,” ujar dia di Polda Metro Jaya, Rabu (10/1/2023).

Belum diketahui secara jelas, alur penyewaan gudang tersebut. Namun, sudah tiga oknum TNI yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Penetapan tersangka ketiga oknum TNI dilakukan setelah Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (PUSPOMAD) mengembangkan kasus ini bersama-sama dengan Polda Metro Jaya.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen Kristomei Sianturi mengatakan, ketiganya atas nama Mayor Czi BP, Kopda AS, dan Praka J.

“Betul sudah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Kristomei di Polda Metro Jaya, Rabu (10/1/2024).

Kristomei mengatakan, para tersangka dijerat Pasal 408 KUHP, Pasal 56 KUHP, Pasal 126 KUHPM, dan 103 KUHPM serta Pasal 103 KUHPM.

  • Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 4 halaman
Janji Tindak Tegas Oknum TNI
Kristomei menyebut, penyelidikan sedang berjalan. Pihaknya sedang mendalami sejauh mana hubungan antara tersangka sipil inisial EI dengan oknum anggota TNI, Kopda AS.

“Siapa-siapa saja yang terlibat sebenarnya di sini dan bagaimana keterlibatan lebih detail. Artinya apakah hanya 3 orang itu saja atau mungkin bisa dikembangkan. biarkanlah Penyidik Pomdam Brawijaya sedang menyelidiki secara dalam,” ujar dia.

Pasalnya, kata Wadan Puspomad, Mayjen Eka Wijaya Permana, dari hasil pemeriksaan sementara salah satu tersangka sipil inisial EI kenal dengan sosok Kopda AS. Dialah yang melapor kepada pimpinannya sekaligus Kepala Gudang Balkir Pusat Zeni TNI Angkatan Darat, Sidoarjo, Jawa Timur. Sehingga terjadi penimbunan kendaraan hasil curian.

Advertisement

Padahal, Gudang Balkir fungsinya menyimpan barang-barang milik Pusat Zeni TNI Angkatan Darat apabila sudah melaksanakan kegiatan tugas-tugas yang ada di lingkungan TNI AD.

“Komitmen kami siapa pun yang salah ketiga pelaku tetap akan kami proses sesuai dengan hukum yang berlaku,” Eka Wijaya menandaskan.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *