Laksamana Sukardi Luncurkan Buku Belenggu Nalar

Laksamana Sukardi Luncurkan Buku Belenggu Nalar
Laksamana Sukardi Luncurkan Buku Belenggu Nalar

yang merupakan mantan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) meluncurkan buku berjudul Belenggu Nalar. Launching tersebut dilaksanakan di The Dharmawangsa Hotel, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dan dihadiri oleh Wapemred Kompas Tri Agung Kristanto, Ketum PKN Anas Urbaningrum, dan pengacara Petrus Salestinus.

Laksamana mengulas, isi dari buku tersebut berkaitan dengan perkara yang pernah menjeratnya sebagai tersangka, yakni kasus korupsi penjualan dua kapal tanker raksasa atau Very Large Crude Carrier (VLCC) Pertamina.

“Saya hanya berpikir penzoliman ini adalah secara positif Gusti Allah sayang sama saya. Jadi saya baca surat Al Isra, kebenaran akan berdiri tegak, kebatilan akan hancur,” tutur Laksamana di The Dharmawangsa Hotel, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (15/1/2024).

“Tapi ini sesuatu hal yang saya kira bagi generasi muda inspire to be a leader, Belenggu Nalar seperti kata Mas Tri (Wapempred Kompas) relevan banget sekarang ini,” sambung dia.

Dia menyatakan, Indonesia merupakan negara hukum yang aturannya tidak dibuat untuk menegakkan keadilan, namun memuaskan birahi kekuasaan. Tidak hanya kasusnya yang menjadi contoh, Laksamana menilai Anas Urbaningrum yang terjerat kasus korupsi proyek Hambalang juga mengalami ketidakadilan penegakan hukum yang serupa.

“Contohnya nih jelas di sini, vulgar dan jelas. Saya masih beruntung, Mas Anas yang birahi kekuasaannya dalam satu partai, kalau satu partai kekuasaan ketuanya menyeret ke penjara, itu benar-benar mens reanya, kecuali oposisi yang melawan kita dulu yang melaporkan, itu wajar,” jelas dia.

“Oleh karena itu saya katakan, kita negara hukum tetapi bukan untuk menegakkan keadilan, hukum dipakai untuk memuaskan birahi kekuasaan atau mematikan komponen pesaing usaha, dan akhirnya Indonesia ini tidak ada kepastian hukum,” lanjut Laksamana Sukardi.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *