4 Fakta Pembunuhan Perempuan di Kamar Kost Depok hingga Pelaku Diciduk di Pekalongan

4 Fakta Pembunuhan Perempuan di Kamar Kost Depok hingga Pelaku Diciduk di Pekalongan
4 Fakta Pembunuhan Perempuan di Kamar Kost Depok hingga Pelaku Diciduk di Pekalongan

Penemuan jasad perempuan tanpa identitas di Jalan H Daud, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat sempat bikin geger warga setempat. Awal dugaan, wanita tersebut tewas dicekik pelaku.

Dugaan tesebut menguat setelah pemilik kost menerima pesan lewat WhatsApp (WA) dari terduga pelaku yang mengaku telah mencekik korban.

“WA anaknya itu bilang, Ibu saya mau pergi jauh, maafkan saya. Itu di kamar ada perempuan yang sudah meninggal, saya cekik,” ungkap Kapolsek Sukmajaya, Kompol Margiyono setelah menerima laporan dari ibu pemilik kost, Kamis, 18 Januari 2024 kemarin.

Setelah laporan tersebut diterima, kurang dari 1×24 jam, polisi dapat meringkus pelaku AA. Diduga pelaku kekasih korban. Belakangan identitas korban pembunuhan di kamar kost kawasan Depok tersebut terungkap. KRA (20) tercatat sebagai mahasiswa.

Saat dimintai keterangan, tindak pidana yang dilakukan AA bukan kali pertama. Kejahatan seksual dengan memaksa korban untuk berhubungan badan juga pernah dilakukannya.

Berikut sederet fakta kasus pembunuhan seorang perempuan di kamar kost Jalan H Daud, Sukmajaya, Depok hingga pelaku akhirnya ditangkap

Kapolsek Sukmajaya, Kompol Margiyono mengatakan, pihaknya menerima laporan adanya penemuan mayat perempuan di sebuah rumah pada Kamis (18/1/2024) sekitar pukul 17.00 WIB. Tim Inafis Polres Metro Depok dan Polsek Sukmajaya pun diterjunkan untuk olah TKP.

“Korban perempuan diperkirakan usianya masih remaja,” ujar Margiyono, Kamis.

Penemuan mayat tersebut berawal dari seorang saksi yakni ibu kost yang mendapatkan pesan WhatsApp (WA) dari terduga pelaku. Mendapatkan pesan tersebut, saksi langsung mendatangi rumahnya.

Mendapatkan pesan tersebut, saksi langsung mendatangi rumahnya. Benar saja, di dalam rumah tersebut terdapat mayat perempuan.

Ibu pemilik kost pun langsung melaporkan kasus dugaan pembunuhan itu ke Polsek Sukmajaya.

“Dugaan sementara, korban dicekik pacarnya,” ucap Margiyono.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *