Cabuli 3 Bocah di Bawah Umur, Lansia Lulusan S2 di Matraman Mengaku Khilaf

Cabuli 3 Bocah di Bawah Umur, Lansia Lulusan S2 di Matraman Mengaku Khilaf
Cabuli 3 Bocah di Bawah Umur, Lansia Lulusan S2 di Matraman Mengaku Khilaf

Lansia pelaku pencabulan 3 bocah perempuan di bawah umur di Matraman mengaku Khilaf saat melakukan aksi bejatnya. Hal ini seperti diungkap oleh Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Nicolas Ary Lilipaly.

“Merasa khilaf. Tapi dari hasil keterangan, yang bersangkutan belum pernah menikah dan beliau sangat tertarik terhadap anak-anak,” ungkap Nicolas dalam konferensi pers yang digelar di kantornya, Selasa (30/1/2024).

Meskipun belum dapat disimpulkan mengidap kelainan pedofilia karena belum ditetapkan oleh ahli, dikatakan bahwa dari keterangan pelaku yang berinisial S tersebut mengaku memang memiliki ketertarikan terhadap anak-anak.

Dari latar belakang ketertarikan itu, ketiga korban berinisial AFR (6), FEZ (11), dan AZA (6), yang semula hendak mengambil bunga di pekarangan rumah pelaku mendapat perlakuan yang tidak mengenakkan.

“Mungkin itu yang membangkitkan gairahnya. Liat ketiga anak-anak kecil, membangkitkan gairahnya,” ujar Nicolas.

Untuk diketahui, ketiga korban dicabuli dengan cara digendong oleh pelaku lalu diraba alat kelaminnya ketika hendak diturunkan. Pelaku juga sempat meminta para korban untuk kembali ke rumahnya keesokan harinya.

Nicolas mengatakan S dijerat dengan Pasal 76e juncto Pasal 82 Undang-Undang RI Nomor 16 Tahun 2017 atas Perubahan Kedua Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 5 sampai 15 tahun penjara.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *