Bacok Suami Mantan Pacar hingga Kritis, Pria Paruh Baya Ditangkap saat Kabur ke Jakarta

Bacok Suami Mantan Pacar hingga Kritis, Pria Paruh Baya Ditangkap saat Kabur ke Jakarta
Bacok Suami Mantan Pacar hingga Kritis, Pria Paruh Baya Ditangkap saat Kabur ke Jakarta

Kabur dan buron setelah bacok Ajun Junaedi (52) warga Desa Ciambar, terduga pelaku berinisial MJA (41) akhirnya ditangkap jajaran Unit Reskrim Polsek Nagrak di wilayah Jakarta Timur, pada Kamis (1/2/2024) sekira pukul 23.30 WIB.

Kapolsek Nagrak, Iptu Teguh Putra Hidayat mengatakan, terduga pelaku MJA sehabis melakukan pembacokan kepada korban, dirinya lalu kabur dan bersembunyi di perkebunan masih wilayah Kecamatan Ciambar selama sehari semalam dan selanjutnya kabur ke Jakarta.

“Di mana pada malam tadi (Kamis), kami (Unit Reskrim) Polsek Nagrak menangkap terduga pelaku dalam pelarian di daerah Cipinang, Jakarta Timur. Terduga pelaku kami amankan ketika berada di salah satu rumah kerabatnya,” ujar Teguh kepada MNC Portal Indonesia, Jumat (2/2/2014).

Lebih lanjut Teguh menjelaskan, motif terduga pelaku melakukan penganiayaan kepada korban, karena dilandasi oleh dendam kepada Ela (38) yang merupakan istri korban, karena pernah menjanjikan keuntungan usaha kredit yang dijalankan bersama istri korban.

“Menurut pengakuan terduga pelaku dan hasil penyelidikan sementara, pembacokan tersebut tidak direncanakan dan dilakukan spontanitas. Tadinya dia (MJA) akan melukai istri korban, tapi pas waktu masuk ke dalam rumah, suaminya bangun dan menghalangi istri yang akan menjadi korban,” ujar Teguh.

Teguh menambahkan, barang bukti yang diamankan polisi berupa sebilah kapak yang digunakan terduga pelaku ketika menganiaya korban. MHJ dijerat dengan pasal 351 KUHP, tentang penganiayaan mengakibatkan luka-luka berat, dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun.

Sebelumnya, mantan pacar bacok suami bertubi-tubi saat tidur terjadi di Kampung Leuwikeris, Desa Ciambar, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (27/1/2024). Diduga aksi sadis tersebut dilakukan karena motif cemburu dan sakit hati ditagih hutang.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *